Kamis, 06 Mei 2010

Simental Yang Aduhai



Sapi Peranakan Simental memiliki cirri-ciri di antaranya: ukuran tubuh besar, pertumbuhan otot bagus, penimbunan lemak di bawah kulit rendah, warna bulu pada umumnya krem agak coklat atau sedikit merah, muka keempat kaki dari lutut, dan ujung ekor berwarna putih. Ukuran tanduk kecil, bobot sapi betina mencapai 800 kg, dan jantan 1.150 kg. Sapi Peranakan Simental mempunyai sifat jinak, tenang, dan mudah dikendalikan. Sapi peranakan Simental merupakan bangsa sapi persilangan dengan pertambahan bobot badan berkisar antara 0,6 sampai 1,5 kg/hari.

Sabtu, 23 Mei 2009

Mekanisme Pencernaan Ayam

Mulut
Pakan masuk mulut dalam keadaan utuh atau sudah dikoyak oleh paruh, kemudian dengan tekanan lidah akan masuk ke rongga pharink dank e oesofagus. Dalam mulut menghasilkan saliva yang mengandung amylase dan maltase, pencernaan belum optimal karena di mulut pakan hanya lewat.

Oesofagus
Di dalam oesofagus pakan akan menuyju ke tembolok dengan bantuan mucosa yang dihasilkan oleh oesofagus.

Tembolok (Crop)
Tembolok adalah modifikasi dari oesofagus yang berfungsi menyimpan pakan sementara. Di tembolok pakan sekaligus direndam sehingga menjadi lebih lunak.

Proventrikulus
Atau juga disebut dengan perut kelenjar yang mensekresikan pepsinogen dan HCl untuk mencerna Protein dan lemak. Pencernaan belum maksimal karena di proventrikulus pakan hanya tinggal sebentar.

Empedal (gizzard)
Berfungsi sebagai pelumat pakan dan mencampur dengan air sehingga menjadi pasta (Chymne). Kekuatan empedal dipengaruhi dari kebiasaan makan ayam, ayam yang hidup bebas berkeliaran memilki empedal yang lebih kuat dari pada empedal ayam yang dikurung dengan pakan yang lebih lunak. Pada empedal disekresikan coilin untuk melindungi permukaan empedal terhadap kerusakan yang disebabkan oleh pakan atau benda lain yang tertelan. Di empedal ini pakan dicerna secara mekanik.

Usus halus atau small intestine
Usus halus terbagi menjadi 3 bagian yaitu:
1. Duodenum
Bagian ini adalah bagian paling atas dari usu halus. Di sini terjadi pencernaan yang paling aktif dengan hidrolisis dari nutrient kasar yang berupa pati lemak dan protein. Penyerapan hasil pencernaan sebagian besar terjadi di duodenum ini. Di duodenum disekresikan enzim dari pankreasdan dari getah empedu.

2. Jejenum
Adalah kelanjutan duodenum yang berfungsi seperti duodenum yaitu penyerapan makanan yang belum selesai saat di duodenum.

3. Ileum
kelanjutan dari jejunum dengan fungsi yang sama yaitu penyerapan makanan dan pencernaan secara enzimatis.

Coecum
Terdiri atas 2 ceca atau saluran buntu. Nutrient yang tidak tercerna akan mengalami dekomposisi oleh microba coecum. Tetapi penyerapan sangat sedikit. Di coecum pakan mengalami pencernaan secara mikrobiologi.

Usus besar
Atau disebut juga intestinum crasum. Disini terjadi perombakan partikel pakan yang tidak tercerna oleh mikroorganisme menjadi feses. Di bagian ini juga bermuara saluran urine dari ginjal. Sehingga urine dan feses yang keluar akan menjadi satu dan disebut ekskreta. Feses dan urine juga akan mengalami penyerapan air sekitar 72-75%. Disini juga terdapat muara saluran reproduksi.

Kloaka
Adalah tempat keluarnya ekskreta juga telur pada ayam betina. Pakan dalam saluran pencernaan ayam kurang lebih 4 jam.

Jumat, 22 Mei 2009

Istilah Dalam Bidang Perunggasan

Poultry/Unggas:
Hewan kelas aves yang telah didomestikasikan yang mampu memberikan nilai ekonomis dalam bentuk barang atau jasa untuk kesejahteraan manusia serta perkembangbiakannya dikelola oleh manusia.

Poultry Science:
Ilmu pengetahuan baik berupa prinsip atau praktis tentang unggas serta tentang reproduksi, produksi dan pemasarannya.

DOC:
Day old chick atau anak ayam umur sehari, juga dinamakan kuri atau kuthuk umur sehari.

Ayam Broiler:
Ayam penghasil daging dengan umur pemeliharaan sampai panen cukup singkat sekitar 35 hari.

Ayam Layer:
Ayam petelur yang dipelihara hingga umur sekitar 75 minggu dengan masa produksi sekitar umur 20-75 minggu.

HDA (Hen Day Average):
Persentase perbandingan jumlah produksi telur dengan populasi ayam dalam satu kelompok pada satuan waktu tertentu.

FI (Feed Intake):
Jumlah pakan yang dihabiskan oleh ayam atau unggas pada periode waktu tertentu.

FCR (Feed Conversion Ratio):
Perbandingan jumlah pakan yang dihabiskan dengan kenaikan berat badan pada waktu dan satuan berat yang sama.

Efisiensi Pakan:
Besarnya bagian pakan yang dapat diubah menjadi produk daging atau telur yang dinyatakan dalam persen.

Class:
Standar klasifikasi ayam berdasarkan daerah asal usul geografis yang memberikan variasi perbedaan bentuk dan sifat karaktersitikdari ayam tersebut. Contoh ayam asia, amerika.

Bangsa/Breed:
Klasifikasi ayam berdasarkan bentuk morfologhi dan besar tubuh yang sama dari setiap klas, contoh ayam brahma.

Strain:
Klasifikasi ayam berdasarkan garis keturunan tertentu melalui persilangan dari berbagai klas, bangsa atau varietas sehingga ayam tersebut memiliki bentuk, sifat dan tipe produksi tertentu sesuai dengan tujuan produksi.

Karkas Unggas:
Hasil pemotongan unggas tanpa disertai bagian darah, bulu, kepala, cakar, usus, giblet (hati jantung empedal), tetapi paru-paru termasuk di dalam bagian karkas.

Albumin:
Putih telur kaya protein yang dihasilkan oleh magnum.

Yolk:
Bagian telur paling dalam yang mengandung lemak, trigliserida, glukosa, mineral dan karotin.

Oviduk:
Saluran reproduksi ayam betina yang terdiri dari infundibulum, magnum, istmus, uterus, dan vagina.

Ovarium:
Alat reproduksi ayam betina yang menghasilkan ovum.

Ovulasi:
Adalah peristiwa keluarnya ovum (yolk) dari folikel setelah robek pada bagian stigma oleh pengaruh hormone LH, ovum yang terlepas kemudian akan ditangkap oleh infundibulum.

Oviposition:
Peristiwa keluarnya telur dari kloaka karena pengaruh hormone oksitosin.

Molting:
Adalah peristiwa rontoknya bulu secara alamiahdan beraturan. Molting yang dipaksakan disebut force molting yang bertujuan untuk mengatur produksi telur.

Plumping:
Penyerapan air dan mineral saat mulai terbentuknya kerabang tipis yang terjadi di istmus.

Brodinnes:
Adalah usaha ayam mengerami telurnya setelah bertelur pada periode tertentu dan dipengaruhi oleh hormone prolaktin.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes